Bahasa Indonesia,  Being Fangirl,  Fanmeeting,  Review

Fanmeeting pertama bersama Wanna One di Jakarta

Siapa sih Wanna One?

Itu sebenarnya yang terbersit di kepala saya 3 bulan sebelumnya. Bahkan saat tiket sudah mulai dijual dan akhirnya saya membeli tiket di bulan November 2017, saya masih gak begitu tahu mereka. Cuma tahu bahwa mereka 11 pemenang idol survival show Produce 101 Season 2 di Korea dan akan bubar Desember 2018. Saya pun membeli tiket karena didorong oleh kakak saya yang suka tapi berhalangan hadir karena tinggal di Canada. Katanya, “Mbak gak bisa nonton, jadi kamu yang nonton aja. Tiketnya Mbak bayarin!”. Siapa juga yang nolak kalau tiket dibayarin coba? haha

Akhirnya saya mulai mencari tahu tentang Wanna One supaya pas nonton gak terlalu bingung. Ditambah bulan Desember saya berlibur bersama kakak saya jadi semakin banyak “pengetahuan” tentang grup idol ini.

Baguslah, karena saat ikut Fanmeeting, saya sudah suka beneran dengan mereka. Yang pasti sudah tahu nama 11 anggota Wanna One yaitu : Kang Daniel (centre), Park Jihoon, Lee Daehwi, Kim Jaehwan (main everything…don’t ask why, just accept it -_-“), Ong Seongwoo, Park Woojin, Lai Guanlin, Yoon Jisung (leader), Hwang Minhyun, Bae Jinyoung, Ha Sungwoon.

Tiket konser

Walau sudah sering menonton konser dari kecil tapi ini fanmeeting pertama saya. Katanya sih bedanya dengan konser biasa adalah durasi acara yang lebih pendek dan interaksi dengan penonton yang lebih banyak. Tgl 21 Januari itu saya pergi ke ICE (Indonesia Convention Exhibition) sendiri sekitar jam 2 siang dan memutuskan untuk menunggu waktu sambil makan dan jalan-jalan di AEON Mall. Memang hari itu saya menonton sendiri.

Ada beberapa hal menarik yang terjadi di Fanmeeting Wanna One di Jakarta :

1. Banyak Wannables yang datang walau tidak menonton

Sebenarnya saya sudah lama sekali tidak nonton acara idol Korea ataupun yang lainnya. Jadi cukup terpesona dengan antusiasme orang-orang yang berjualan merchandise buatan sendiri dengan wajah para idol. Sepertinya dulu saat saya masih suka nonton konser, fans yang berjualan tidak sebanyak ini.

fans yang berjualan di depan lokasi fanmeet

Yang uniknya lagi, diatara Wannables yang ada di lokasi, tidak semuanya menonton fanmeeting. Ada yang hanya berjualan, ada yang menunggu tiket murah yang dijual jika acara sudah mulai, ada pula yang memang hanya ingin melihat situasi dan bertemu dengan teman-teman. Seperti teman saya yang sebenarnya tidak ikut nonton tapi datang dan akhirnya menemani saya menunggu dan antri.

2. Wanna One perform sejumlah lagu

Pukul 6 sore kami mulai masuk ke venue. Lokasi tempat duduk saya ternyata berada di tengah-tengah dan cukup jauh dari panggung (agak menyesal beli tiket Pink, seharusnya Blue sehingga bisa di depan. Tapi ya pas beli kan belum suka).

Acara dibuka dengan performance Energetic  dengan mengenakan setelan jas hitam dan langsung dilanjutkan dengan Burn It Up. 2 performance awal ini langsung disambut dengan sangat meriah oleh para Wannables yang memang sudah tidak sabar menunggu kedatangan mereka ke Indonesia. Suasana semakin meriah saat mereka membawakan Never dan Nayana yang merupakan lagu di acara survival show Produce 101 Season 2. Berbeda dengan lagu Wanna One lainnya dimana Daniel menjadi centre, di lagu Never ini Minhyun menjadi centre.

 

 

 

Wanna One menyanyikan Nayana
Wanna One menyanyikan Wanna Be

 

Mereka juga membawakan Always, Beautiful dan Wanna Be. Seperti biasa, saat Always dinyanyikan, suasana sedih meliputi penonton karena teringat bahwa Wanna One hanya akan aktif sampai Desember 2018. Namun suasana itu langsung berubah saat Beautiful, apalagi saat Wanna Be karena memang nuansa yang ditawarkan di lagu itu adalah ceria.

3. Interaksi yang terasa sangat dekat dengan Wannables

Di tengah acara, Wanna One duduk berderet di atas panggung. Diawali dengan sesi tanya jawab singkat dengan MC dan juga sesi “menjelaskan foto”, dimana di layar akan muncul foto behind the scene dan Wanna One diminta untuk menjelaskan kejadian dibelakang foto itu. Banyak foto-foto lucu yang ditunjukkan.

Jisung & Jaehwan berforo dengan balon berbentuk burun

 

Foto situasi di Zero Base

Fanmeeting kali ini ada hal yang cukup menarik yaitu beberapa hari sebelum acara berlangsung, Mecimapro (promotor) meminta fans untuk mengirimkan pesan-pesan kepada Wanna One dengan menyertakan nomor kursi.

Pesan yang masuk diundi dan diambil 11 pesan yang kemudian dibacakan sendiri oleh Wanna One. Sebenarnya saya berpikir pasti pesan yang dikirimkan biasa saja, seperti “I love Wanna One” atau “We always support you”. Ternyata tidak! Banyak pesan-pesan gombal dan lucu yang membuat semua penonton tertawa terbahak-bahak.

Seperti contohnya pesan yang dibacakan oleh Jihoon : “Dear Wanna One, bolehkah aku mengikutimu kemanapun? Karena ibuku berkata bahwa aku harus mengikuti mimpiku. Tapi, apakah kamu punya peta? Karena aku sepertinya menghilang di matamu”

Ada juga yang meminta kata penyemangat dari Wanna One karena akan segera mengikuti ujian. Walaupun yang membacakan adalah member yang lain tetapi Jaehwan langsung berdiri dan mengucapkan kata-kata penyemangat untuk si pemberi pesan dengan penuh semangat.

Ditambah lagi reaksi Wannables (nama fandom Wanna One) saat salah satu anggota Wanna One menyebut nama si pemberi pesan sambil berusaha mencari dimana ia duduk dan melambaikan tangan atau memberikan gesture heart. Tidak hanya itu, mereka juga menerima bola yang sudah ditanda tangani.

sesi tanya jawab & pembacaan pesan

 

4. Daehwi Birthday Project

Hal lain yang istimewa adalah 2 fan project yang sudah disiapkan oleh Wannables Indonesia. Yang pertama adalah merayakan ulang tahun Daehwi dengan memberikan kue ulang tahun dan hand banner bertulisan “Happy Birthday Daehwi”.

Handbanner untuk “Daehwi Birthday Project”

Wanna One rusuh saat kue muncul, mereka semua sibuk membantu Daehwi untuk meniup kue. Daehwi terlihat sangat senang dan terharu saat Wannables menyanyikan lagu “Happy Birthday” bersama sambil mengangkat handbanner tersebut.

5. Always Project

Project kedua adalah “Always”, dimana pada saat lagu Always dinyanyikan, Wannables mengangkat handbanner bertuliskan “한마음으로 늘 그대와 함께” (one heart always with u) dan di akhir lagu meneriakan “Wanna One Sugohaesseoyo”(Good job, Wanna One).

Handbanner untuk “Always Project”

Suasana terasa haru karena Wannables ikut bernyanyi bersama sambil mengangkat hand banner tersebut.

 

Inilah pengalaman pertama saya ikut fanmeeting. Ternyata sangat menyenangkan walaupun durasi terasa sangat singkat dibandingkan dengan konser biasa. Apalagi saya terbiasa menonton konser di festival sehingga terasa kurang puas saat harus menonton sambil duduk manis.

Ekspresi senang setelah acara

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *